Sebuah dialog kristen muslim

Standard

dakah Maulud Muhammad Semulia Natal Yesus Almasih?

Oleh: KALANGI

Muslim mencari-cari alasan religius yang murni bagi Maulid Nabi. Namun tidak akan tercari kecuali bikinan-bikinan semu belaka. Soalnya Muhammad sendiri dilahirkan dalam kesenyapan, kehampaan kekhususan dan tanda kenabian, tanpa tanda kuasa ataupun mukjizat supernatural. Tak ada gejala, sambutan dan kunjungan malaikat. Tak ada pengumuman apapun dari surga.

Lukisan Kelahiran Muhammad – Oleh Jami al-Tavarikh

Orang-orang yang benar-benar diutus Tuhan perlu dilihat dari segala dimensi kehidupannya, khususnya nabi-nabi terbesar. Sebab mereka itulah yang  menjadi model kehidupan bagi umatnya. Read the rest of this entry

Cara Memakai Jilbab Untuk Kebaya

Standard

Cara Memakai Jilbab Untuk Kebaya. Kemahiran memadupadankan motif dan corak antara jilbab dan model kebaya muslim modern yang Anda kenakan akan sangat menentukan baju anda terlihat menarik atau tidak. Pilihlah dua atau tiga warna untuk desain jilbab anda. Tentunya dengan warna-warna yang sesuai, tetapi berbeda tingkat kepekatan warnanya. 

Hiasan berbentuk bunga dan bross pada jilbab akan membuat anda tampak lebih anggun. Hijaberfashion kali ini akan berbagi cara memakai jilbab untuk kebaya dengan menggunakan dua lapis jilbab paris. 

dengan warna-warna yang sesuai, tetapi berbeda tingkat kepekatan warnanya.
Cara Memakai Jilbab Untuk Kebaya

Hiasan berbentuk bunga dan bross pada jilbab akan membuat anda tampak lebih anggun. Hijaberfashion kali ini akan berbagi cara memakai jilbab untuk kebaya dengan menggunakan dua lapis jilbab paris. Caranya tidaklah rumit seperti berikut ini:

Read the rest of this entry

Tahun Baru Imlek

Standard

Tahun Baru Imlek merupakan perayaan terpenting orang Tionghoa. Perayaan tahun baru imlek dimulai di hari pertama bulan pertama (Tionghoa: 正月; pinyin: zhēng yuè) di penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Go Meh 十五冥 元宵节 di tanggal kelima belas (pada saat bulan purnama). Malam tahun baru imlek dikenal sebagai Chúxī yang berarti “malam pergantian tahun”.

Di Tiongkok, adat dan tradisi wilayah yang berkaitan dengan perayaan Tahun Baru Imlek sangat beragam. Namun, kesemuanya banyak berbagi tema umum seperti perjamuan makan malam pada malam Tahun Baru, serta penyulutan kembang api. Meskipun penanggalan Imlek secara tradisional tidak menggunakan nomor tahun malar, penanggalan Tionghoa di luar Tiongkok seringkali dinomori dari pemerintahan Huangdi. Setidaknya sekarang ada tiga tahun berangka 1 yang digunakan oleh berbagai ahli, sehingga pada tahun 2009 masehi “Tahun Tionghoa” dapat jadi tahun 4707, 4706, atau 4646.

Dirayakan di daerah dengan populasi suku Tionghoa, Tahun Baru Imlek dianggap sebagai hari libur besar untuk orang Tionghoa dan memiliki pengaruh pada perayaan tahun baru di tetangga geografis Tiongkok, serta budaya yang dengannya orang Tionghoa berinteraksi meluas. Ini termasuk Korea, Mongolia, Nepal, Bhutan, Vietnam, dan Jepang (sebelum 1873). Di Daratan Tiongkok, Hong Kong, Makau, Taiwan, Singapura, Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan negara-negara lain atau daerah dengan populasi suku Han yang signifikan, Tahun Baru Imlek juga dirayakan, dan pada berbagai derajat, telah menjadi bagian dari budaya tradisional dari negara-negara tersebut.

http://id.wikipedia.org/wiki/Tahun_Baru_Imlek

SEJARAH MAULID NABI

Standard
  • Asal muasal Maulid Nabi, yaitu berasal dari kaum bathiniyyah (kebatinan) yang memiliki dasar-dasar akidah Majusi dan Yahudi yang menghidupkan syiar-syiar kaum salib; maka di sini kita perlu mengatakan kepada orang-orang yang menilai masalah secara proporsional, logis dan obyektif:
  • Apakah benar jika kita menjadikan orang-orang seperti itu sebagai sumber ibadah kita dan syiar agama kita?”

Sementara kita mengatakan:

  • Sesungguhnya abad-abad awal yang diutamakan oleh Allah, tempat para panutan kita -salafuna shalih- hidup tidak ada secuilpun bagi adanya ibadah semacam ini, apakah dari ulamanya ataupun dari masyarakat awamnya. Tidakkah cukup bagi kita apa yang dahulu cukup bagi mereka, salafus shalih itu?”

 

Ilustrasi: kajiansunnah.net Read the rest of this entry